Shopping
Penjualan Pernak Pernik Imlek Marak
Written by syachmy    Monday, 08 February 2010 02:14    PDF Print E-mail


Penjualan pernak pernik khusus perayaan Tahun Baru Imlek bagi masyarakat Tionghoa di sejumlah pusat perbelanjaan di Manado, Sulawesi Utara, meningkat sejak beberapa hari terakhir.

Manado,  (Finroll) - Penjualan pernak pernik khusus perayaan Tahun Baru Imlek bagi masyarakat Tionghoa di sejumlah pusat perbelanjaan di Manado, Sulawesi Utara, meningkat sejak beberapa hari terakhir.

Pantauan Antara, Minggu, sejumlah warga keturunan Tionghoa di Manado terlihat mengunjungi sejumlah pusat perbelanjaan yang menjual pernak pernik Imlek, menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2561 yang jatuh pada 14 Februari 2010.

Penjualan pernak pernik itu antara lain di kawasan bisnis Mega Mas, Mega Mal, Manado Town Square, Multy Mart, Golden Swalayan, dan Bahu Mall.

Pernik-pernik tersebut dijual secara bervariasi, mulai dari harga termurah Rp2.500 hingga termahal Rp500 ribu, tergantung keanekaragaman jenisnya.

Sebagian besar hiasan yang diburu pembeli yakni lampu lampion dengan berbagai ukuran yang dijual hingga Rp200 ribu.

Kemudian termurah ada amplop angpao warna merah hanya dijual Rp2.500 per pak, serta ada gantungan kunci dan sabagainya.

"Kalau menjelang tradisi Tahun Baru Cina berbagai kebutuhan perayaan selalu meningkat" kata Meilany, salah satu penjaga toko pernak pernik Imlek di Kawasan Mega Mas.

Sementara itu salah satu warga Tionghoa di Manado, Cik Hoa mengatakan, perayaan Imlek tidak sekedar dengan berburu pernik, tapi bagaimana mengharapkan kondisi kita dalam keadaan sehat.

"Memang pernak pernik yang saya belanja untuk merias interior rumah, tetapi lebih utama kita semua bisa sukses dan sehat-sehat," katanya.