Mall
| Grand City Mal Beroperasi Maret 2010 | ||||
|
![]() Persaingan pasar properti khususnya Mal di Surabaya bakal semakin sengit. Pasalnya, Grand City Mal turut meramaikan peta persaingan bisnis mal yang direncanakan siap beroperasi Maret 2010.
Jakarta (Finroll) - General Manager PT Hardaya Widya Graha selaku pengelolah Grand City Mal Surabaya, Wiria Chakradinata mengatakan saat ini 80 persen Grand City siap dioperasikan meski masih menunggu pembenahan secara menyeluruh terkait dengan fasilitas pelayanan. "Nantinya Grand City Mal dilengkapi beberapa fasilitas diantaranya Convention Hall, meeting room, dan Ballroom sebagai sarana pendukungnya," kata Wiria Chakradinata. Dijelaskan Wiria Chakradinata, selain dilengkapi fasilitas diatas, Grand City Mal juga menggandeng beberapa tenat yang berlabel internasional. "Khusus tenat dari 280 tempat yang disediakan 80 persen sudah full booking," paparnya. Ia menambahkan, agar bisa bersaing dengan mal-mal yang terlebih dulu beroperasi di Surabaya. Jajarannya mengkedepankan tiga konsep mal yakni luxury, elegance, sophistication. Ketiga konsep itu bakal menjadi strateginya guna mendongkrak okupansi Grand City Mal. "Dengan menggandeng tenant yang sudah branded nantinya masyarakat Surabaya tidak perlu lagi shooping di Singapura," tambahnya. Selain mengkedepankan konsep luxury, elegance, dan sophistication. Konsep Grand City Mal juga meng-update konsep Senayan City Mal. Dimana, dalam satu mal dilengkapi fasilitas ballroom, meeting room, dan convention hall Saat ditanya mengenai investasi membangun Grand City secara keseluruhan. Menurut Wiria Chakradinata, investasi pembangunannya menelan dana sebesar Rp 1,2 triliun. "Investasi itu cukup besar mengingat brand Grand City Mal sudah bertaraf internasional dan segmen yang dibidik kelas menengah atas," tuturnya. Untuk okupansi ke depan lanjut dia, diakui Wiria Chakradinata tetap tinggi sebab tahun depan dengan adanya event Lebaran, Natal, dan menggeliatnya pebisnis di Surabaya dirinya sangat optimistis tingkat okupansinya tetap tinggi. "Kalau bisa okupansi di tempat kami bisa diatas angka 80 persen," pungkasnya.[beritajatim] |



