Fresh Drink & Food
| PEMKAB AKAN SUBSIDI DANA MENGOPERASIKAN BANDARA SILAMPARI | ||||
|
|
Musi Rawas, 31/1 (Antara/FINROLL News) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas, Provinsi Sumatra Selatan, akan mensubsidi dana untuk mengoperasikan Bandara Silampari yang direncanakan pada November 2010.
"Untuk pengoperasian bandara secara reguler Pemkab Musi Rawas akan menggunakan sistem subsidi tempat duduk (seatblock) bagi maskapai penerbangan yang mengoperasikan Bandara Silampari," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Rawas Ari Narsa, Minggu. Untuk langkah awal ini akan uji coba penerbangan rute Lubuklinggau-Jakarta (pulang pergi) menggunakan pesawat fokker 50. Ia mengatakan, subsidi yang dilakukan pemkab itu untuk tempat duduk yang kosong atau tidak berpenumpang dalam setiap penerbangan yang nilainya disesuaikan dengan harga tiket yang ditetapkan. Sedangkan uji coba penerbangan pada awal Februari 2010 rencananya akan menggunakan Riau Airlines, karena saat ini pihaknya tengah mempersiapkan kondisi bandara mulai dari kebersihan sampai persiapan administrasi lainnya. Meski panjang landasan pacu bandara tersebut baru 1.350 meter namun sudah bisa digunakan untuk pesawat jenis fokker. Uji coba ini dilakukan menyusul terbitnya sertifikat Bandara Silampari dari Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dengan nomor sertifikat 001/SBU/XI/2009, yang mereka terima 16 Januari 2010. Setelah dilakukan uji coba penerbangan landasan bandara masih perlu perpanjangan dan pelebaran sehingga bisa di darati pesawat berbadan lebar yang minimal membutuhkan landasan pacu 2.000 meter. Untuk perpanjangan landasan tersebut saat ini masih terkendala biaya yang rencananya akan dibangun dengan patungan oleh tiga daerah yaitu dari Kabupaten Musi Rawas Rp5 miliar, Kota Lubuklinggau Rp2,5 miliar, Kabupaten Empat Lawang Rp2,5 miliar serta dana hibah Pemprov Sumsel Rp8 miliar. ( |


